Serius Tentang Rantau Kampar Kiri
Pria yang duduk di hadapan saya ini namanya Agus Sahiman. Dia mantan Sekretaris Daerah 'abadi' Kota Batam. Sebelas tahun jabatan itu diembannya. Kalau tidak mengundurkan diri dan pensiun, mungkin jabatan itu akan diembannya sampai sekarang.
Beliau asli Subarak, sebuah kampung kecil yang berjuntai di bibir Sungai Kampar Kiri. Saat umurnya masih 14 tahun, dia meninggalkan kampung halaman untuk melanjutkan pendidikan. Dia sangat lama mengabdi di Kota Batam.
Namun walaupun lama di rantau, Agus Sahiman tetap saja seperti masih terasa berada di kampung. Komunikasinya tidak terputus dengan kampung halamannya. Nyaris semua kebijakan tentang rantau Kampar Kiri, berkonsultasi kepadanya. Bahkan saking cinta dengan kampung, baru-baru ini dia mengajak semua teman sepermainan ketika kecil, ditraktirnya jalan-jalan ke negara tetangga.
Kemarin saya dijamunya minum kopi oleh pria.periang ini. Walau sering bertemu, tapi ngopi pagi kemarin itu sangat berarti. Karena selain bercerita tentang kampung dan kenakalannya masa kecil, kami juga bercerita tentang suksesor. Tentang regenerasi kepemimpinan di Kampar, Pekanbaru, dan Riau secara umum.
Mantan komandan resimen mahasiswa ini juga menyorot khusus tentang dinamika politik yang terjadi di Rantau Kampar Kiri. Tentang calon legislator yang sangat minim dari rantau sati itu. Sekadar membuat miris, caleg untuk DPRD Provinsi Riau yang berasal dari rantau nan luas itu; dari Perhentian Raja hingga hulu Subayang, hanya ada dua orang; yaitu saya dan H Abridar. Padahal, tugas berat politikus Rantau Kampar Kiri masih sangat berat; selain pemerataan pembangunan juga mewujudkan Kabupaten Gunung Sahilan Darussalam.
Sejatinya saya lahir di rantau Kampar Kanan. Tapi nyaris separuh waktu terakhir saya habiskan di Kampar Kiri. Istri saya asli Gunung Sahilan. Sukunya Domo. Di Lubuok Sati Rantau Bertuah ini, saya punya suku, punya induok, punya rumah, dan punya usaha. Maka tak salah kalau saya adalah (juga) representasi warga rantau Kampar Kiri.
Dan, saya memang memosisikan diri sebagai harapan baru Rantau Kampar Kiri. Insya Allah.
SAIDUL TOMBANG
Caleg DPRD Riau
Partai Keadilan Sejahtera
Nomor Urut 5
Daerah Pemilihan Kabupaten Kampar
