Salin Print
Saidul Tombang
Saidul Tombang - Pemimpin Redaksi

Pencuri dalam Shalatmu

Saidul Tombang
Sabtu, 7 September 2019 23:34:35

Oleh Saidul Tombang

Shalat yang kita laksanakan adalah masanya kita berdua-duaan dengan khaliqul alam Allah azza wajalla. Kekhusyukan kita adalah barometer keintiman yang bisa kita ciptakan denganNya. Semakin khusyuk semakin intim. Dalam semua gerakan, ucapan, dan perasaan saat shalat, berisi bujuk-rayu, puja-puji, dan ikrar cinta kasih kita denganNya.

Iblis sangat benci bila kita berkasih-kasihan dengan Allah. Iblis benci bila kita berdekat-dekatan denganNya. Karena, bila seorang hamba dekat dengan Tuhannya maka dia akan jauh dari iblis. Dan bila seorang hamba jauh dari Tuhannya maka berarti dia dekat dengan iblis.

Maka, segala cara akan dilakukan iblis untuk menghalang kita berdua-duaan dengan Allah. Waktu yang romantis itu akan diganggunya. Masa puja-puji itu akan dikacau-balaukannya. Dia akan mulai menyesatkan manusia saat niat ingin shalat terbetik di hati. Dia akan berpesan nantilah, tunggulah, sekejap lagilah.

Bila tak berhasil, maka dia akan menyemai bibit riya kepada manusia. Dia belokkan niat ikhlas ingin shalat menjadi niat karena sesuatu. Karena ingin dipuji, ingin dianggap alim, dan alasan lainnya.

Bila seorang hamba akan mengangkat takbir, dia akan meningkatkan serangan. Menipu manusia dengan bermacam angan-angan, menarik fikiran dan hati manusia dengan berbagai rencana dan wacana. Menghadirkan berbagai framing kehidupan. Diikuti dengan bujukan supaya bergegas karena ada kepentingan yang lebih penting dibanding kepentingan Allah.

Bujuk-rayu, resah-gelisah, rencana dan wacana, bayang-bayang, dan segala jenis permainan hati dan fikiran, akan dia mainkan dalam harmonisasi yang menipu. Tak sehuruf pun bacaan, tak seruas pun tubuh yang bergerak, dan tak secebis pun ketetapan hati dan perasaan akan terlepas dari pengaruhnya. Bahkan, dia akan mencuri seluruh shalat kita semampu dia. Tak pun semuanya, dia akan mencurinya walau hanya sejarum khusyuk yang kita punya.

Iblis memang pencuri yang luar biasa. Segala cara akan dilakukannya untuk menyesatkan kita. Tak bisa dengan cara yang kasar, dia akan bermain dalam area mindset yang halus. Bahkan, iblis memiliki keahlian memblurkan makna. Seperti khusyuk padahal tidak. Seperti ikhlas padahal tidak.

Saudaraku, iblis memang pandai tapi taklah sepandai manusia. Iblis memang kuat tapi taklah sekuat manusia. Dia hanya mampu merusak tapi yang akan dirusak adalah milik kita. Dia hanya bisa mengganggu tapi yang punya hati dan fikiran adalah kita. Dia hanya mampu menjadi pihak lain sedangkan yang punya diri adalah kita.

Insan yang kuat akan menjadikan iblis makhluk yang lemah. Insan yang hebat akan menjadikan iblis makhluk yang bodoh. Insan yang mulia akan menjadikan iblis makhluk yang hina.

Ingatlah, iblis yang menggoda Sayyidina Abubakar ternyata sangat kurus dan kering karena dia tak mendapatkan apa-apa dari usahanya. Bahkan, iblis yang ditugasi menggoda Sayyidina Umar ibnu Khattab akan lari tunggang langgang bila melihat Umar, walaupun itu bayangannya.***

#rindukelambuyangpengapitu

Terkait
Peserta Jamnas XII Ikuti Wisata Edukasi Sejarah dan Budaya di Jakarta
Peserta Jamnas XII Ikuti Wisata Edukasi Sejarah dan Budaya di Jakarta
PT Musim Mas Salurkan 480 Paket Bantuan Pendidikan, Da
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 0
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung â€
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Nasional
Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Musyawarah AHWA
Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Musyawarah AHWA
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Dis
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhi
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda